JABAR FOOTBALL – Atmosfer sepak bola Indonesia kembali memanas. Persib Bandung bersiap menjamu rival abadinya, Persija Jakarta, dalam lanjutan BRI Super League yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Januari 2026. Pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya yang diwarnai kabar cedera pemain kunci hingga perang urat syaraf mengenai tekanan yang dialami lawan.
Namun kabar kurang sedap datang dari ruang perawatan Maung Bandung. Dua pemain andalan, Lucho dan Barba, dilaporkan tidak dalam kondisi 100%.
Bojan Hodak mengonfirmasi bahwa Lucho mengalami masalah otot dalam dua hari terakhir, kemungkinan besar akibat kelelahan.
“Akan kah ia bermain besok? Kita lihat, saya belum tahu. Peluangnya mungkin 50-50, tapi untungnya tidak ada yang serius,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut.
Sementara itu, situasi Barba tampak sedikit lebih rumit. Meski sempat beredar spekulasi mengenai masa depannya, Hodak menegaskan sang pemain masih memiliki kontrak. Namun, untuk menurunkannya di laga krusial ini, tim medis mungkin harus mengambil langkah ekstrem.
“Jika ia akan bermain, dia harus memakai pain killer (pereda nyeri). Jika kami sangat membutuhkannya, dia mungkin akan diturunkan,” tambahnya.
Rekor Kandang dan Tekanan di Pihak Lawan
Meski dihantam masalah kebugaran pemain, Bojan Hodak tetap optimis. Berkaca pada rekor pertemuan sebelumnya, Persib memiliki catatan impresif saat bermain di depan pendukung sendiri. Dari empat pertemuan terakhir (dua kandang, dua tandang), Persib berhasil menyapu bersih kemenangan di laga kandang.
Hodak juga mencoba memindahkan tekanan ke pundak Macan Kemayoran. Ia menyebut Persija sebagai tim dengan belanja pemain terbesar musim ini, terutama dalam mendatangkan legiun asing berkualitas.
“Kami punya keuntungan bermain di kandang, Stadion akan penuh, mereka (suporter) ada di belakang kami dan saya harap kami bisa mendapat hasil yang positif di pertandingan besok.” tegas Hodak dengan penuh percaya diri.
Sorotan Terhadap Wasit Asing
Satu hal menarik yang disoroti Hodak adalah mengenai pemilihan pengadil lapangan. Berdasarkan pengamatannya, ada sebuah “tradisi” unik dalam laga Persib vs Persija.
Di Bandung: Biasanya dipimpin oleh wasit asing (seperti wasit asal Malaysia tahun lalu).
Di Jakarta: Biasanya dipimpin oleh wasit lokal.
Bagi Hodak, kehadiran wasit asing di laga kandang diharapkan dapat menjaga integritas dan tensi pertandingan yang selalu tinggi di Bandung.***