JABAR FOOTBALL – Menjelang laga lanjutan Liga 1 yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Januari 2026, Persib Bandung terus mematangkan persiapan guna menghadapi tantangan dari PSBS Biak. Meski di atas kertas Maung Bandung lebih diunggulkan, jajaran pelatih dan pemain tetap menunjukkan sikap rendah hati dan fokus penuh demi mengamankan poin maksimal di kandang.
Tidak Akan Menganggap Remeh Lawan
Pelatih Persib, Bojan Hodak, secara tegas memperingatkan anak asuhnya untuk tidak memandang sebelah mata kekuatan lawan. Walaupun saat ini PSBS Biak masih berkutat di papan bawah klasemen, Hodak menilai posisi tersebut bukan jaminan laga akan berjalan mudah. Baginya, setiap tim di liga memiliki motivasi ekstra saat menghadapi Persib, sehingga kewaspadaan kolektif menjadi kunci utama. Pelatih asal Kroasia tersebut juga terus memantau kondisi fisik skuadnya, termasuk menunggu kembalinya dua pemain pilar ke dalam tim agar komposisi pemain menjadi lebih komplet.
Kehilangan Eliano,Bojan Hodak Tidak Khawatir
Di sisi lain, absennya Eliano Reijnders dalam laga mendatang tidak membuat Hodak cemas berlebihan. Ia meminta seluruh pemain yang tersedia untuk tetap disiplin dan mengikuti instruksi taktis dengan benar. Fokus utama Hodak adalah memastikan transisi permainan berjalan mulus dan efektivitas serangan tetap terjaga meski ada perubahan dalam susunan pemain.
Senada dengan sang pelatih, penjaga gawang andalan Persib, Teja Paku Alam, juga menyuarakan hal yang sama. Teja mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terbuai dengan memori kemenangan 3-0 yang pernah diraih Persib atas lawan yang sama sebelumnya. Menurutnya, kondisi pertandingan kali ini pasti akan sangat berbeda, dan PSBS Biak tentu telah melakukan evaluasi besar untuk mencuri poin.
Secara pribadi, Teja mematok target tinggi dalam pertandingan tanggal 25 Januari nanti. Selain ambisi meraih kemenangan dan poin sempurna, ia bertekad menjaga kesucian gawangnya alias mencetak clean sheet. Baginya, menjaga pertahanan agar tidak kebobolan adalah bentuk kontribusi nyata untuk memudahkan lini depan fokus mencetak gol. Sinergi antara ketegasan strategi Bojan Hodak dan ambisi pribadi para pemain seperti Teja menjadi modal krusial Persib untuk mengamankan posisi mereka di persaingan papan atas.