JABAR FOOTBALL – Langkah Persib Bandung di kancah Asia menemui jalan terjal. Pada laga leg pertama babak 16 besar AFC Champions League 2 (ACL 2) musim 2025/2026, Maung Bandung harus menelan kekalahan telak 0-3 dari wakil Thailand, Ratchaburi FC. Pertandingan yang digelar di Dragon Solar Park pada Rabu malam (11/2/2026) ini menjadi mimpi buruk bagi skuad asuhan Bojan Hodak, di mana lini pertahanan mereka dieksploitasi habis-habisan oleh tuan rumah.
Awal yang Mengejutkan
Pertandingan baru berjalan lima menit, gawang Persib yang dikawal Teja Paku Alam sudah kebobolan. Tana, penyerang Ratchaburi, sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan silang matang dari sisi kanan. Gol cepat ini meruntuhkan mental tim tamu dan membuat Ratchaburi semakin nyaman mengendalikan permainan.
Persib sebenarnya bukan tanpa perlawanan. Tertinggal satu gol, Pangeran Biru mencoba bangkit melalui serangkaian serangan. Uilliam Barros sempat beberapa kali mengancam gawang lawan, namun penyelesaian akhirnya belum menemui sasaran. Peluang terbaik Persib di babak pertama hadir pada menit ke-26, ketika tendangan keras Luciano Guaycochea dari luar kotak penalti hanya membentur tiang gawang. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah tetap bertahan.
Babak Kedua: Tuan Rumah Menggila
Memasuki babak kedua, alih-alih menyamakan kedudukan, Persib justru kembali tertekan. Pada menit ke-53, Ratchaburi menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Denilson, yang berdiri bebas tanpa pengawalan berarti, dengan mudah menyundul bola masuk ke gawang memanfaatkan umpan akurat dari Jakkaphan Kaewprom.
Situasi yang semakin sulit memaksa Persib melakukan perubahan strategi. Tiga pemain langsung dimasukkan pada menit ke-57, yakni Adam Alis, Saddil Ramdani, dan Sergio Castel. Namun, pergantian ini diwarnai insiden ketidakpuasan dari Andrew Jung yang ditarik keluar. Striker tersebut terlihat emosional dan menendang botol air minum di depan bangku cadangan, menandakan frustrasi yang melanda kubu tim tamu.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, gawang Persib justru kembali bobol menjelang akhir laga. Pada menit ke-84, Tana mencetak gol keduanya (brace) melalui skema permainan satu-dua yang apik, menutup harapan Persib untuk mencuri gol tandang.
Misi Berat di Bandung
Meski Teja Paku Alam melakukan sejumlah penyelamatan krusial, termasuk menepis tendangan Daniel Ting dan Negueba, skor 3-0 tak terelakkan. Peluang emas Persib di menit-menit akhir melalui kemelut antara Uilliam Barros dan Sergio Castel pun gagal berbuah gol karena miskomunikasi.
Kekalahan ini membuat tugas Persib di leg kedua menjadi sangat berat. Untuk bisa lolos ke perempat final, Maung Bandung wajib menang dengan selisih empat gol pada laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 18 Februari 2026 mendatang. Sebuah misi yang nyaris mustahil, namun tetap harus diperjuangkan di hadapan Bobotoh.