JABAR FOOTBALL – Babak 64 besar putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 saat ini tengah bergulir dengan intensitas yang sangat tinggi. Kompetisi kasta keempat sepak bola Indonesia yang dijadwalkan berlangsung sejak 30 Mei hingga 11 Juli 2026 ini menggunakan format home tournament terpusat. Provinsi Jawa Barat patut berbangga karena berhasil mengirimkan enam wakil terbaiknya untuk terjun memperebutkan tiket promosi bergengsi.
Keenam klub kebanggaan Tanah Pasundan tersebut adalah Persikotas Tasikmalaya yang datang dengan status juara provinsi, ditemani oleh Persika 1951 Karawang (status runner-up), Pesik Kuningan, Depok FC (dulu Cimahi United), Persindra Indramayu, serta Persigar Garut. Namun, langkah mereka di fase nasional tidaklah mudah. Hasil undian (drawing) menempatkan tim-tim asal Jabar ke dalam grup-grup yang langsung dilabeli para pengamat sebagai “grup neraka” karena ketatnya persaingan dengan para jawara dari provinsi lain.
Tersebar di Berbagai Zona Pertempuran
Berdasarkan hasil pembagian 64 klub ke dalam 16 grup, wakil-wakil Jawa Barat harus berpencar ke berbagai kota penyelenggara di Pulau Jawa. Berikut adalah peta persaingan yang harus mereka hadapi:
Pesik Kuningan tergabung di Grup A yang dimainkan di Stadion Benteng Reborn, Tangerang. Mereka harus berjibaku secara ketat melawan Villa 2000B, PS Bandung Bali, dan wakil Kalimantan Barat, Persiwah Mempawah.
Depok FC harus melawat ke Stadion Gelora Satria, Banyumas, untuk bersaing di Grup C. Lawan yang mereka hadapi tidak main-main, meliputi Balikpapan FC, 757 Kepri Jaya FC, dan Panua GFC.
Persikotas Tasikmalaya menempati Grup F yang berpusat di kawasan Magelang. Sang juara Jawa Barat ini mendapat tantangan sengit dari kekuatan-kekuatan daerah seperti PS Daygun, PSN Ngada, dan Al Farlaky FC.
Persika 1951 Karawang dan Persindra Indramayu secara kebetulan berada di grup yang sama, yakni Grup I yang dipertandingkan di Stadion Kebogiro, Boyolali. Laga sesama tim Jabar ini juga diramaikan oleh tuan rumah Persebi Boyolali dan wakil Papua Tengah, Persipani Paniai.
Persigar Garut memikul beban berat di Grup N yang digelar di Stadion R. Soedrasono, Pasuruan. Mereka diadang oleh tuan rumah Pasuruan United (yang kini ditangani mantan bek Timnas, Bio Paulin), PSAP Sigli, dan Bolsel FC.
Drama Laga Hidup-Mati di Matchday Ketiga
Tensi kompetisi semakin memanas memasuki matchday ketiga yang digelar hari ini, Jumat, 5 Juni 2026. Laga pamungkas di fase grup ini menjadi penentuan hidup-mati bagi sebagian besar tim untuk menyegel tiket ke babak 32 besar.
Beberapa wakil Jawa Barat telah menunjukkan taringnya di laga krusial ini. Depok FC sukses menjaga asa dan membuktikan kualitasnya setelah menaklukkan Balikpapan FC dengan skor meyakinkan 3-1 di laga penentuan Grup C.
Sementara itu di Grup F, pertandingan penuh tensi tersaji saat Persikotas Tasikmalaya harus puas berbagi poin. Mereka melewati drama enam gol yang berakhir imbang 3-3 saat melawan tim tangguh PSN Ngada di Stadion Amarta, Magelang. Pertandingan ini memperlihatkan betapa ketatnya level persaingan antar-provinsi di kasta keempat musim ini.
Dengan jadwal turnamen yang padat, ketahanan fisik, rotasi pelatih, serta mentalitas bertanding di luar kandang akan sangat menentukan nasib keenam klub asal Jawa Barat ini. Kita patut menantikan siapa saja wakil kultur sepak bola Jawa Barat yang sukses melaju ke babak 32 besar dan merajut asa untuk promosi musim ini.