JABAR FOOTBALL – Melakoni laga tandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo bukanlah ujian yang mudah, namun skuad Garudayaksa FC berhasil membuktikan ketangguhan mental mereka. Garudayaksa sukses menahan imbang tuan rumah 1-1 melalui drama mendebarkan di menit-menit akhir pertandingan.
Tampil di bawah tekanan ribuan suporter tuan rumah, barisan pertahanan Garudayaksa bermain sangat solid dan disiplin meredam agresivitas serangan Bajul Ijo sepanjang laga. Sayangnya, tembok kokoh itu sempat goyah pada masa kritis jelang akhir pertandingan. Tepat pada menit ke-84, penyerang Persebaya, Alex Martins Ferreira, berhasil mencetak gol yang memberi keunggulan bagi tuan rumah.
Tertinggal di sisa waktu kurang dari sepuluh menit di kandang lawan sering kali meruntuhkan konsentrasi, tetapi Garudayaksa menolak menyerah. Lewat respons serangan balik yang luar biasa cepat, Al Hamra Hehanussa keluar sebagai pahlawan hanya empat menit berselang (88′). Gol penyeimbang ini membungkam gemuruh publik tuan rumah sekaligus memastikan Garudayaksa pulang dengan kepala tegak. Satu poin berharga dari Surabaya ini menjadi deklarasi tegas bahwa Garudayaksa adalah tim dengan daya juang pantang menyerah hingga peluit panjang berbunyi.