<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>admin, Pengarang di Jabar Football</title>
	<atom:link href="https://jabarfootball.com/author/admin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jabarfootball.com/author/admin/</link>
	<description>Info Olahraga Indonesia,  Sepakbola Indonesia, Sepak Bola Jawa Barat, Persib.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Apr 2026 12:26:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.5</generator>

<image>
	<url>https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2023/12/cropped-407150728_312893694948576_2448384170201353695_n-100x100.jpg</url>
	<title>admin, Pengarang di Jabar Football</title>
	<link>https://jabarfootball.com/author/admin/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Misi Teja Paku Alam: Mengejar Rekor Nirbobol Abadi di Kompetisi Liga Indonesia</title>
		<link>https://jabarfootball.com/misi-teja-paku-alam-mengejar-rekor-nirbobol-abadi-di-kompetisi-liga-indonesia/</link>
					<comments>https://jabarfootball.com/misi-teja-paku-alam-mengejar-rekor-nirbobol-abadi-di-kompetisi-liga-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 12:26:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arena Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Iindonesia Football]]></category>
		<category><![CDATA[Persib]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Bobotoh]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa barat]]></category>
		<category><![CDATA[teja]]></category>
		<category><![CDATA[teja paku alam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jabarfootball.com/?p=2767</guid>

					<description><![CDATA[JABAR FOOTBALL &#8211; Penjaga gawang utama Persib Bandung, Teja Paku Alam, kini berada di ambang sejarah besar dalam kancah sepak bola Indonesia. Pemain asal Painan, Sumatera Barat ini tidak hanya&#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex"></figure>



<p><strong>JABAR FOOTBALL </strong>&#8211; Penjaga gawang utama Persib Bandung, Teja Paku Alam, kini berada di ambang sejarah besar dalam kancah sepak bola Indonesia. Pemain asal Painan, Sumatera Barat ini tidak hanya fokus membawa Maung Bandung meraih kemenangan, tetapi juga memiliki peluang besar untuk memecahkan rekor individu sebagai kiper dengan jumlah clean sheet (nirbobol) terbanyak dalam satu musim kompetisi.</p>



<p><strong>Mengejar Angka Keramat Yoo Jae-hoon</strong><br>Selama lebih dari satu dekade, rekor nirbobol terbanyak dalam satu musim di kasta tertinggi sepak bola Indonesia masih dipegang oleh kiper legendaris Persipura Jayapura, Yoo Jae-hoon. Pada musim 2013, Yoo mencatatkan statistik luar biasa dengan 17 kali pertandingan tanpa kebobolan.</p>



<p>Sejauh ini, Teja Paku Alam telah menunjukkan konsistensi yang luar biasa di bawah mistar gawang Persib. Dengan performa yang terus menanjak, Teja berpotensi besar untuk melampaui angka 17 tersebut. Jika ia berhasil menjaga gawangnya tetap perawan di sisa laga krusial musim ini, namanya akan tercatat sebagai pemegang rekor baru, melewati pencapaian yang selama ini dianggap sangat sulit untuk dipecahkan.</p>



<p><strong>Faktor Kunci: Komunikasi dan Ketenangan</strong><br>Keberhasilan Teja meraih banyak clean sheet musim ini bukan tanpa alasan. Setidaknya ada tiga faktor utama yang mendukung performanya:<br>Visi dan Penempatan Posisi: Teja dikenal sebagai kiper yang memiliki pembacaan bola sangat baik. Ia jarang melakukan pergerakan yang tidak perlu karena posisi berdirinya selalu tepat untuk menutup ruang tembak lawan.<br>Sinergi Lini Pertahanan: Komunikasi intens antara Teja dengan duet bek tengah seperti Nick Kuipers menjadi kunci. Koordinasi yang rapi membuat lawan kesulitan mendapatkan celah terbuka di area penalti.<br>Mentalitas di Menit Kritis: Teja seringkali melakukan penyelamatan krusial di menit-menit akhir pertandingan, saat konsentrasi pemain mulai menurun, sehingga skor tanpa kebobolan bisa tetap terjaga hingga peluit panjang.</p>



<p><strong>Bukan Sekadar Ambisi Pribadi</strong><br>Meski statistik individunya menjadi sorotan, Teja Paku Alam berkali-kali menegaskan bahwa kepentingan tim adalah prioritas utama. Baginya, catatan clean sheet adalah bonus dari kerja keras kolektif seluruh tim di lapangan.</p>



<p>&#8220;Kalau clean sheet, itu bonus buat saya. Target kami adalah memenangkan pertandingan dan menjaga peringkat&#8221; ujar Teja dalam berbagai kesempatan. Sikap rendah hati ini justru membuatnya semakin disegani oleh kawan maupun lawan.</p>



<p><strong>Tantangan di Sisa Musim</strong><br>Jalan menuju rekor baru tentu tidak mudah. Persib masih harus menghadapi lawan-lawan berat dengan lini serang yang tajam. Namun, dengan motivasi tinggi untuk mengukir sejarah dan performa lini belakang yang semakin solid di bawah arahan pelatih Bojan Hodak, peluang Teja untuk menggeser posisi Yoo Jae-hoon sebagai &#8220;Raja Clean Sheet&#8221; Indonesia sangat terbuka lebar.</p>



<p>Bagi para Bobotoh, setiap laga sisa musim ini bukan hanya tentang perebutan poin menuju juara, tetapi juga menjadi saksi sejarah apakah Teja Paku Alam mampu menuntaskan misinya menjadi kiper terbaik sepanjang masa dalam sejarah liga modern Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jabarfootball.com/misi-teja-paku-alam-mengejar-rekor-nirbobol-abadi-di-kompetisi-liga-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Gol Ramon Tanque Bawa Persib Bandung Curi Kemenangan di Markas Semen Padang</title>
		<link>https://jabarfootball.com/dua-gol-ramon-tanque-bawa-persib-bandung-curi-kemenangan-di-markas-semen-padang/</link>
					<comments>https://jabarfootball.com/dua-gol-ramon-tanque-bawa-persib-bandung-curi-kemenangan-di-markas-semen-padang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2026 14:27:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arena Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Iindonesia Football]]></category>
		<category><![CDATA[Liga 1]]></category>
		<category><![CDATA[Persib]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jabarfootball.com/?p=2764</guid>

					<description><![CDATA[JABAR FOOTBALL &#8211; Persib Bandung sukses meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 atas tuan rumah Semen Padang dalam lanjutan pertandingan Indonesia Super League (Pekan 26). Laga yang disiarkan langsung melalui&#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex"></figure>



<p><strong>JABAR FOOTBALL</strong> &#8211; Persib Bandung sukses meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 atas tuan rumah Semen Padang dalam lanjutan pertandingan Indonesia Super League (Pekan 26). Laga yang disiarkan langsung melalui saluran Vidio ini berlangsung pada hari Minggu, 5 April 2026, pukul 19:00 di hadapan publik Stadion GOR Haji Agus Salim, Padang.</p>



<p>Bintang kemenangan skuad Maung Bandung pada malam itu adalah Ramon Tanque yang berhasil memborong dua gol sekaligus.</p>



<p><strong>Jalannya Pertandingan</strong></p>



<p><strong>Babak Pertama</strong><br>Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Santoso ini berjalan cukup alot di menit-menit awal. Tingginya tensi pertandingan terlihat dari keluarnya dua kartu kuning di awal laga. Pemain Persib, Julio Cesar, menjadi yang pertama menerima kartu kuning pada menit ke-15, disusul oleh bek Semen Padang, Ripal Wahyudi, dua menit berselang.</p>



<p>Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-32. Berawal dari skema serangan yang rapi, assist matang dari Berguinho sukses dikonversi menjadi gol oleh Ramon Tanque. Keunggulan 1-0 untuk tim tamu bertahan hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan.</p>



<p><strong>Babak Kedua</strong></p>



<p>Memasuki paruh kedua, Semen Padang mencoba mengambil inisiatif serangan. Pelatih tuan rumah langsung melakukan dua pergantian pemain pada menit ke-46 dengan memasukkan Firman Juliansyah (menggantikan Maicon) dan Kasim Botan (menggantikan Mauricio Diego). Di sisi lain, Persib merespons dengan penyegaran di menit ke-66, memasukkan Luciano dan Uilliam Barros</p>



<p>Meski tuan rumah berusaha keras menyamakan kedudukan, gawang Semen Padang justru kembali kebobolan. Pada menit ke-70, Ramon Tanque tampil sebagai mimpi buruk pertahanan tuan rumah dengan mencetak gol keduanya, sekaligus menggandakan keunggulan Persib menjadi 2-0.</p>



<p>Merasa di atas angin, Persib mengamankan kemenangan dengan menarik keluar sang pencetak brace, Ramon Tanque, dan pencetak assist, Berguinho di menit 75. Hingga laga usai, tidak ada tambahan gol tercipta.</p>



<p><strong>Statistik Pertandingan: Efektivitas Jadi Kunci Kemenangan Persib</strong></p>



<p>Berdasarkan data statistik, pertandingan sebenarnya berjalan sangat seimbang dalam hal dominasi permainan. Penguasaan bola tercatat sama kuat di angka 50% &#8211; 50%. Namun, Persib Bandung menunjukkan efektivitas tingkat tinggi di lini serang.</p>



<p>Kemenangan ini menjadi raihan tiga poin yang sangat krusial bagi skuad Pangeran Biru di lanjutan Indonesia Super League musim ini.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jabarfootball.com/dua-gol-ramon-tanque-bawa-persib-bandung-curi-kemenangan-di-markas-semen-padang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembuktian Sempurna Etam: Sprint Kilat, Air Mata, dan Membungkam Kritik di SUGBK</title>
		<link>https://jabarfootball.com/pembuktian-sempurna-etam-sprint-kilat-air-mata-dan-membungkam-kritik-di-sugbk/</link>
					<comments>https://jabarfootball.com/pembuktian-sempurna-etam-sprint-kilat-air-mata-dan-membungkam-kritik-di-sugbk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 13:03:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arena Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Iindonesia Football]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jabarfootball.com/?p=2761</guid>

					<description><![CDATA[JABAR FOOTBALL &#8211; Laga pembuka FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (27/3/2026) malam WIB, menjadi panggung pembuktian gemilang bagi talenta Jawa Barat, Beckham Putra. Dipercaya&#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-3 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex"></figure>



<p><strong>JABAR FOOTBALL</strong> &#8211; Laga pembuka FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (27/3/2026) malam WIB, menjadi panggung pembuktian gemilang bagi talenta Jawa Barat, Beckham Putra. Dipercaya tampil sebagai starter dalam laga debut pelatih John Herdman, bintang Persib Bandung ini sukses mencetak brace (dua gol) dan menjadi aktor utama di balik kemenangan telak 4-0 Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.</p>



<p>Beroperasi dinamis antara penyerang sayap kiri dan gelandang serang, pergerakan pemain yang akrab disapa Etam ini semakin leluasa berkat taktik free role yang dijalankan oleh Ole Romeny. Kelincahan dan kecepatannya sukses membuat barisan pertahanan Saint Kitts and Nevis kewalahan.</p>



<p>Daya ledak Etam paling nyata terlihat pada gol pertamanya di menit ke-15. Ia sukses lolos dari jebakan offside menyambut umpan terobosan Romeny. Sprint kencangnya tak mampu dihentikan oleh pemain bertahan lawan meski sudah melakukan sliding tackle. Secara anatomi kebugaran, ledakan kecepatan ini membuktikan optimalnya kinerja serat otot cepat (fast-twitch) yang berpadu dengan kontrol otak dalam mengatur langkah di lapangan. Ketenangan mematikan itu kembali ia peragakan pada menit ke-25, di mana ia kembali memaksimalkan assist Romeny untuk menggandakan keunggulan dengan skema yang nyaris seragam. Pesta Skuad Garuda kemudian disempurnakan oleh gol tambahan dari Ole Romeny (53&#8242;) dan Mauro Zijlstra (75&#8242;).</p>



<p>Lebih dari sekadar catatan dua gol, laga ini menghadirkan momen emosional bagi sang pemain. Pemuda asal Gedebage, Bandung Timur itu sempat terlihat menangis haru usai menggocek kiper Julani Archibald untuk mencetak gol pembukanya. Lewat performa impresif ini, ia membungkam berbagai kritik dengan cara yang paling elegan.</p>



<p>&#8220;Tentunya sangat terharu bisa cetak gol pertama kalinya di Timnas senior, dan jadi gol pertama juga di ajang international match,&#8221; ungkap Beckham yang juga dinobatkan sebagai Man of the Match (Pemain Terbaik) di laga tersebut. &#8220;Semoga bisa tambah gol lainnya, dan tambah percaya diri juga ke depannya, semoga kita bisa dikasih kemenangan lagi.&#8221;</p>



<p>Meski mencuri sorotan utama di SUGBK, ia enggan larut dalam euforia. Etam memilih merendah, melupakan sejenak kesuksesannya, dan langsung menatap jauh ke depan.</p>



<p>&#8220;Ya kami harus tetap fokus karena prosesnya panjang,&#8221; tegas Beckham.</p>



<p>Kewaspadaan ini sangat beralasan. Pada partai final yang akan digelar Senin (30/3/2026) malam di SUGBK, Indonesia sudah ditunggu oleh lawan yang jauh lebih berat, yakni Bulgaria. Tim asal Eropa Timur tersebut baru saja mencatatkan kemenangan super telak 10-2 atas Kepulauan Solomon.</p>



<p>&#8220;Tentunya dengan skor 4-0 tadi kami bisa menambah percaya diri lagi karena lawan selanjutnya Bulgaria tim kuat. Kami harus lebih fokus, menganalisis tim Bulgaria karena mereka juga menang besar,&#8221; tutupnya menganalisis laga mendatang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jabarfootball.com/pembuktian-sempurna-etam-sprint-kilat-air-mata-dan-membungkam-kritik-di-sugbk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Debut Sempurna John Herdman: Beckham Putra Cetak Brace, Timnas Indonesia Hajar Saint Kitts and Nevis 4-0</title>
		<link>https://jabarfootball.com/debut-sempurna-john-herdman-beckham-putra-cetak-brace-timnas-indonesia-hajar-saint-kitts-and-nevis-4-0/</link>
					<comments>https://jabarfootball.com/debut-sempurna-john-herdman-beckham-putra-cetak-brace-timnas-indonesia-hajar-saint-kitts-and-nevis-4-0/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 11:09:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arena Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Iindonesia Football]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa barat]]></category>
		<category><![CDATA[liga Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[timnas]]></category>
		<category><![CDATA[timnas garuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jabarfootball.com/?p=2758</guid>

					<description><![CDATA[JABAR FOOTBALL &#8211; Era baru Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih John Herdman dimulai dengan sangat manis. Skuad Garuda sukses meraih kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis dalam&#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-4 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex"></figure>



<p><strong>JABAR FOOTBALL </strong>&#8211; Era baru Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih John Herdman dimulai dengan sangat manis. Skuad Garuda sukses meraih kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis dalam laga perdana turnamen FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (27/3/2026) malam WIB. Kemenangan ini menjadi panggung pertunjukan luar biasa bagi Beckham Putra yang sukses mencetak brace (dua gol).</p>



<p><strong>Keputusan Jitu Herdman dan Panggung Gemilang Beckham Putra</strong></p>



<p>Pada laga debutnya, John Herdman langsung membuat gebrakan dengan menurunkan susunan pemain yang agresif, termasuk mempercayakan Beckham Putra tampil sebagai starter. Kepercayaan tersebut dibayar lunas oleh sang pemain. Beckham tampil sebagai bintang lapangan dengan membuka keran gol Indonesia pada menit ke-14. Memanfaatkan umpan terobosan cerdik dari Ole Romeny, Beckham berhasil lolos dari jebakan offside lini pertahanan lawan. Dengan ketenangan tingkat tinggi, ia mengecoh kiper Julani Archibald sebelum menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.</p>



<p>Hanya berselang sepuluh menit, tepatnya di menit ke-25, kombinasi maut Ole Romeny dan Beckham Putra kembali membuahkan hasil. Ole kembali menjadi arsitek dengan mengirimkan umpan matang ke area kotak penalti. Beckham yang berdiri tanpa pengawalan ketat langsung melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dibendung kiper lawan. Gol kedua ini menggandakan keunggulan Indonesia menjadi 2-0, yang bertahan hingga turun minum.</p>



<p><strong>Pesta Gol Garuda Berlanjut di Babak Kedua</strong><br>Dominasi Timnas Indonesia tidak mengendur di babak kedua. Alih-alih menurunkan tempo permainan, skuad Garuda justru semakin gencar menekan pertahanan The Sugar Boys. Pada menit ke-53, giliran sang pemberi assist, Ole Romeny, yang mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari kemelut di depan gawang hasil skema tendangan sudut, Ole dengan sigap menyambar bola liar untuk memperlebar jarak menjadi 3-0. Pesta gol skuad Garuda akhirnya ditutup oleh pemain pengganti, Mauro Zijlstra, pada menit ke-75. Menerima umpan terobosan akurat, Zijlstra lolos dari kawalan lini belakang lawan dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper, sebelum melepaskan tembakan mendatar yang bersarang di pojok gawang. Skor 4-0 pun mengunci kemenangan sempurna bagi Indonesia.</p>



<p><strong>Catatan Positif Menuju Laga Selanjutnya</strong><br>Hasil ini tidak hanya mencatatkan debut yang fantastis bagi John Herdman, tetapi juga membuktikan kualitas permainan Timnas Indonesia yang kian dominan. Penampilan impresif Beckham Putra yang mencetak brace membuktikan peran krusialnya sebagai motor serangan Garuda di kancah internasional.</p>



<p>Kemenangan meyakinkan ini menjadi modal yang sangat berharga bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi laga puncak FIFA Series 2026 selanjutnya di hadapan puluhan ribu suporter setia di SUGBK.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jabarfootball.com/debut-sempurna-john-herdman-beckham-putra-cetak-brace-timnas-indonesia-hajar-saint-kitts-and-nevis-4-0/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Foto : Moment Persib Bandung Hancurkan Mandura Unites 5-0 di GBLA</title>
		<link>https://jabarfootball.com/foto-moment-persib-bandung-hancurkan-mandura-unites-5-0-di-gbla/</link>
					<comments>https://jabarfootball.com/foto-moment-persib-bandung-hancurkan-mandura-unites-5-0-di-gbla/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 23:01:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liga 1]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jabarfootball.com/?p=2706</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-5 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex"></figure>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-6 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="400" height="225" data-id="2726" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-5834-400x225.jpg" alt="" class="wp-image-2726"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="400" height="225" data-id="2715" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-5843-400x225.jpg" alt="" class="wp-image-2715"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="400" height="225" data-id="2710" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-5897-1-400x225.jpg" alt="" class="wp-image-2710"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" data-id="2690" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-6626.jpg" alt="" class="wp-image-2690"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="400" height="225" data-id="2684" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-6084-400x225.jpg" alt="" class="wp-image-2684"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="400" height="225" data-id="2725" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-6691-400x225.jpg" alt="" class="wp-image-2725"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="2560" height="1705" data-id="2692" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-6065-scaled.jpg" alt="" class="wp-image-2692"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" data-id="2691" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-5836.jpg" alt="" class="wp-image-2691"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="400" height="225" data-id="2723" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-6248-400x225.jpg" alt="" class="wp-image-2723"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="400" height="225" data-id="2718" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-6326-400x225.jpg" alt="" class="wp-image-2718"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="400" height="225" data-id="2714" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-6350-1-400x225.jpg" alt="" class="wp-image-2714"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" data-id="2687" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-5945.jpg" alt="" class="wp-image-2687"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="400" height="225" data-id="2694" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-6188-400x225.jpg" alt="" class="wp-image-2694"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="400" height="225" data-id="2713" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-6626-1-400x225.jpg" alt="" class="wp-image-2713"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="400" height="225" data-id="2724" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-6650-1-400x225.jpg" alt="" class="wp-image-2724"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" data-id="2711" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-6673.jpg" alt="" class="wp-image-2711"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="400" height="225" data-id="2725" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-6691-400x225.jpg" alt="" class="wp-image-2725"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" data-id="2707" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-6778.jpg" alt="" class="wp-image-2707"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="2560" height="1705" data-id="2716" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-6381-scaled.jpg" alt="" class="wp-image-2716"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" data-id="2721" src="https://jabarfootball.com/wp-content/uploads/2026/02/@farid.aja29-6752.jpg" alt="" class="wp-image-2721"/></figure>
</figure>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jabarfootball.com/foto-moment-persib-bandung-hancurkan-mandura-unites-5-0-di-gbla/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Persib Siap Tampil Habis-Habisahan Hadapi Ratchaburi FC</title>
		<link>https://jabarfootball.com/persib-siap-tampil-habis-habisahan-hadapi-ratchaburi-fc/</link>
					<comments>https://jabarfootball.com/persib-siap-tampil-habis-habisahan-hadapi-ratchaburi-fc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 08:50:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Liga 1]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jabarfootball.com/?p=2662</guid>

					<description><![CDATA[JABAR FOOTBALL &#8211; Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak menegaskan, timnya siap tampil habis-habisan saat menjamu Ratchaburi FC pada pertandingan leg kedua babak 16 Besar AFC Champions League Two 2025/26 di&#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-7 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex"></figure>



<p></p>



<p><strong>JABAR FOOTBALL &#8211; </strong>Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak menegaskan, timnya siap tampil habis-habisan saat menjamu Ratchaburi FC pada pertandingan leg kedua babak 16 Besar AFC Champions League Two 2025/26 di Gelora Bandung Lautan Api, Rabu 18 Februari 2026.</p>



<p>Meski membawa beban berat, Hodak yakin anak asuhnya akan menunjukkan performa yang jauh berbeda dibanding pertemuan pertama.</p>



<p>Hodak mengakui, hasil minor di leg sebelumnya tak lepas dari banyaknya kesalahan individual dan kolektif.</p>



<p>Ia menyebut, laga tersebut sebagai momen di mana segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana.&#8221; Pertandingan pertama, kami membuat terlalu banyak kesalahan. Itu adalah salah satu permainan ketika semuanya menjadi salah. Saya yakin besok akan lebih baik,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Meski tidak mudah untuk mengejar defisit tiga gol, Hodak menolak untuk menyerah sebelum laga dimulai.</p>



<p>Ia menekankan, dalam sepak bola, skor mencolok bukanlah sesuatu yang mustahil untuk dibalikkan.&#8221; Skor 3-0 adalah hasil yang sulit untuk dibatalkan. Tapi kamu tidak pernah tahu dalam sepak bola, semuanya mungkin. Jadi kita akan keluar, mencoba yang terbaik, dan saya harap mendapatkan hasil positif,&#8221; katanya.</p>



<p>Ia berharap, dukungan penuh Bobotoh di kandang menjadi motivasi tambahan bagi timnya. Hodak berharap, tribun GBLA akan dipadati Bobotoh untuk memberikan tekanan psikologis bagi lawan sekaligus menyuntikkan semangat bagi para pemainnya. &#8220;Saya berharap bahwa kita akan memiliki stadion yang penuh,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jabarfootball.com/persib-siap-tampil-habis-habisahan-hadapi-ratchaburi-fc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Miraj Rizki Sulaeman, Talenta Sepakbola Garut Untuk Timnas Indonesia</title>
		<link>https://jabarfootball.com/miraj-rizki-sulaeman-talenta-sepakbola-garut-untuk-timnas-indonesia/</link>
					<comments>https://jabarfootball.com/miraj-rizki-sulaeman-talenta-sepakbola-garut-untuk-timnas-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 08:46:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arena Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Iindonesia Football]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa barat]]></category>
		<category><![CDATA[liga Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jabarfootball.com/?p=2659</guid>

					<description><![CDATA[JABAR FOOTBALL &#8211; Kabupaten Garut akhirnya kembali menyuplai talenta sepakbola terbaiknya ke Timnas Indonesia. Miraj Rizky Sulaeman, adalah penerus pesepakbola asal Garut yang berlaga untuk pasukan Garuda. Secara resmi, Miraj&#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-8 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex"></figure>



<p><strong>JABAR FOOTBALL</strong> &#8211; Kabupaten Garut akhirnya kembali menyuplai talenta sepakbola terbaiknya ke Timnas Indonesia. Miraj Rizky Sulaeman, adalah penerus pesepakbola asal Garut yang berlaga untuk pasukan Garuda.</p>



<p>Secara resmi, Miraj menjalani debut bersama Timnas Indonesia U-17 dalam laga uji coba internasional menghadapi Timnas China, pada hari Minggu, (8/2/2026) lalu meskipun harus takluk dengan skor yang mencolok 7-0.</p>



<p>Miraj juga kembali diturunkan sebagai pemain utama pada laga kedua menghadapi tim yang sama, pada Rabu, (11/22026). Meskipun kembali kalah, tetapi kali ini dengan skor tipis 3-2.</p>



<p>Ia menyampaikan rasa senangnya karena bisa berjuang memperkuat Timnas Indonesia.&#8221; Perasaannya tentu senang karena bisa bermain di tim nasional,&#8221; ucapnya, Kamis, (12/2/2026).</p>



<p>Meskipun mengaku tidak puas karena tidak bisa memberikan kemenangan bagi Indonesia, tapi di laga kedua kemarin, Miraj sendiri sedikit tersenyum karena di laga keduanya bersama Timnas Indonesia U-17 ini, Miraj berhasil mencetak gol.</p>



<p>Gol tersebut lahir dari titik putih di babak kedua. Dengan tenang, Miraj berhasil menceploskan bola ke sudut kiri gawang China.</p>



<p>Pada pertandingan pertama ia mengakut belum percaya diri sehingga belum memberikan performa terbaik.&#8221; Tapi, alhamdulillah bisa di pertandingan kedua. Tentunya saya berharap agar performa saya terus meningkat dan saya berkomitmen untuk terus berjuang,&#8221; katanya.</p>



<p>Ayah Miraj, Waskandar menyampaikan jika banyak jalan terjal yang dihadapi anaknya untuk bisa sampai pada titik ini. Tempat tinggal Miraj yang berada di perkampungan Garut membuatnya harus berjuang ekstra agar dapat mengasah kemampuan mengolah si kulit bundar.</p>



<p>Menurut Waskandar, dirinya dan Miraj bahkan harus bolak-balik Garut-Jakarta setiap akhir pekan sekitar 4-5 tahun yang lalu.&#8221; Suka-dukanya banyak, tidak jarang juga kami harus tidur di musola, pinjam uang sana-sini, semua itu demi Si Bungsu (MIraj),&#8221; katanya.</p>



<p>Waskandar menjelaskan, perjuangan sang anak yang lahir pada tahun 2009 itu mulai menemui jalannya setelah mendapatkan beasiswa dari Tim Adhyaksa Farmel FC (Sekarang Adhyaksa FC). Miraj akhirnya menetap di Tangerang dan menimba ilmu sepak bola di sana.</p>



<p>Miraj kemudian semakin serius menekuni sepak bola, dengan harapan dapat menjadi pemain profesional suatu hari nanti. Kemudian dilirik tim asal Jawa Timur, Madura United FC untuk memperkuat tim junior Laskar Sapeh Kerrab.</p>



<p>Nama Miraj sendiri cukup mengobati kerinduan publik pecinta sepak bola Garut, yang sedari dulu ingin menyaksikan para Asgar (Asli Garut) berlaga menggunakan jersi Garuda di dada.</p>



<p>Karena sudah cukup lama Garut absen menyuplai pemain berkualitas ke Tim Nasional. Sebelum Miraj, Yandi Sofyan adalah nama terakhir pesepakbola asal Garut yang manggung di Timnas Indonesia junior, pada tahun 2015 lalu.</p>



<p>Saat ini kerinduan para pecinta sepak bola Garut untuk melihat para Asgar berlaga di Timnas Indonesia terobati dengan hadirnya Miraj.</p>



<p>Miraj diharapkan dapat menjadi penerus talenta pesepakbola unggul asal Garut seperti Adeng Hudaya, Uut Kuswendi, hingga Zaenal Arif dan Johan Juansyah.</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jabarfootball.com/miraj-rizki-sulaeman-talenta-sepakbola-garut-untuk-timnas-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Refleksi 8 Tahun Kolaborasi: Ribuan Bobotoh Padati PERSIB Day Festival di Lapangan Tarantula</title>
		<link>https://jabarfootball.com/refleksi-8-tahun-kolaborasi-ribuan-bobotoh-padati-persib-day-festival-di-lapangan-tarantula/</link>
					<comments>https://jabarfootball.com/refleksi-8-tahun-kolaborasi-ribuan-bobotoh-padati-persib-day-festival-di-lapangan-tarantula/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 08:39:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arena Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Iindonesia Football]]></category>
		<category><![CDATA[Persib]]></category>
		<category><![CDATA[Bobotoh]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa barat]]></category>
		<category><![CDATA[liga Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jabarfootball.com/?p=2654</guid>

					<description><![CDATA[JABAR FOOTBALL &#8211; Ribuan Bobotoh memadati Lapangan Tarantula, Bandung, pada Minggu, 14 Februari 2026, untuk merayakan PERSIB Day Festival. Mengangkat tema &#8220;8 Years of Expert Taste&#8221;, acara ini digelar sebagai&#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-9 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex"></figure>



<p></p>



<p><strong>JABAR FOOTBALL</strong> &#8211; Ribuan Bobotoh memadati Lapangan Tarantula, Bandung, pada Minggu, 14 Februari 2026, untuk merayakan PERSIB Day Festival. Mengangkat tema &#8220;8 Years of Expert Taste&#8221;, acara ini digelar sebagai bentuk apresiasi atas delapan tahun perjalanan kemitraan strategis antara PERSIB dan Gudang Garam.</p>



<p>Momentum ini bukan sekadar seremonial, melainkan refleksi atas loyalitas dan kebersamaan yang terjalin baik di masa kejayaan maupun saat menghadapi tantangan.</p>



<p><em>Serba Angka Delapan</em></p>



<p>Semangat kebersamaan tercermin dalam rangkaian aktivitas yang melibatkan partisipasi aktif Bobotoh. Simbol perjalanan delapan tahun diterjemahkan secara nyata melalui kegiatan jalan santai sejauh 8 kilometer yang menggandeng komunitas Kaki Besi.</p>



<p>Angka delapan kembali menjadi benang merah dalam turnamen mini soccer. Kompetisi ini diikuti oleh delapan komunitas Bobotoh, menciptakan atmosfer kompetitif namun tetap mengedepankan nilai persaudaraan. Selain itu, pengunjung juga diajak bernostalgia lewat pameran jersi legendaris PERSIB yang merekam jejak sejarah klub, serta menikmati sajian kuliner dan produk kreatif dari UMKM lokal Bandung Raya.</p>



<p><em>Apresiasi Manajemen dan Pemain</em></p>



<p>Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa festival ini didedikasikan sebagai ungkapan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah berjalan bersama selama sewindu terakhir.</p>



<p>&#8220;Kami ingin menjadikan momen ini sebagai ungkapan apresiasi atas perjalanan yang telah dilalui bersama. Kebersamaan ini hadir dalam berbagai situasi, dan hari ini kami merayakannya melalui konsep yang terinspirasi dari angka delapan,&#8221; ujar Adhitia di sela-sela acara.</p>



<p>Acara puncak semakin hangat dengan kehadiran dua pemain senior PERSIB, Achmad Jufriyanto dan Dedi Kusnandar. Dalam sesi bincang-bincang, mereka berbagi panggung dengan legenda hidup Maung Bandung, Djadjang Nurdjaman dan Zaenal Arif.</p>



<p>Dedi Kusnandar menyebut acara ini penting untuk mempererat hubungan antara pemain, manajemen, mitra, dan Bobotoh. Senada dengan Dedi, Achmad Jufriyanto berharap inisiatif positif seperti PERSIB Day Festival dapat terus berlanjut guna menjaga kedekatan emosional dengan para pendukung.</p>



<p><em>Menuju Penutup di Mei 2026</em></p>



<p>Sebelum menyapa Bandung, rangkaian PERSIB Day Festival juga telah sukses digelar di Malangbong, Kabupaten Garut. Festival di Lapangan Tarantula ini menjadi penutup rangkaian acara offline.</p>



<p>Sebagai pamungkas dari kolaborasi delapan tahun ini, PERSIB dan Gudang Garam akan mempersembahkan satu karya terakhir pada Mei 2026, yakni peluncuran episode terakhir The Untold Story: PERSIB Back To Back Champions.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jabarfootball.com/refleksi-8-tahun-kolaborasi-ribuan-bobotoh-padati-persib-day-festival-di-lapangan-tarantula/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tegak, Dejan FC! Drama Adu Penalti Hentikan Langkah Heroik di Final Liga Nusantara</title>
		<link>https://jabarfootball.com/tegak-dejan-fc-drama-adu-penalti-hentikan-langkah-heroik-di-final-liga-nusantara/</link>
					<comments>https://jabarfootball.com/tegak-dejan-fc-drama-adu-penalti-hentikan-langkah-heroik-di-final-liga-nusantara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 01:36:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arena Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Iindonesia Football]]></category>
		<category><![CDATA[Liga 3]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Bobotoh]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa barat]]></category>
		<category><![CDATA[liga 3]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jabarfootball.com/?p=2649</guid>

					<description><![CDATA[JABAR FOOTBALL &#8211; Sepak bola sering kali mengajarkan bahwa tim terbaik di atas lapangan tidak selalu pulang membawa piala. Malam itu, di partai puncak PNM Liga Nusantara 2025/2026, Dejan FC&#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-10 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex"></figure>



<p><strong>JABAR FOOTBALL</strong> &#8211; Sepak bola sering kali mengajarkan bahwa tim terbaik di atas lapangan tidak selalu pulang membawa piala. Malam itu, di partai puncak PNM Liga Nusantara 2025/2026, Dejan FC merasakan betapa kejamnya adu nasib dari titik putih.</p>



<p>Meski harus merelakan gelar juara kepada RANS Nusantara FC setelah kalah dramatis 3-4 dalam babak adu penalti, Dejan FC telah memenangkan hati para pendukungnya lewat pertunjukan mentalitas baja dan daya juang tanpa lelah.</p>



<p><strong>Dominasi yang Terbentur Keberuntungan</strong></p>



<p>Sejak peluit kick-off dibunyikan pada Minggu sore (8/2), Dejan FC tampil bukan sebagai tim yang inferior. Menghadapi RANS Nusantara FC, klub yang dikenal memiliki sumber daya besar, pasukan Dejan FC justru menunjukkan kolektivitas permainan yang solid.</p>



<p>Sepanjang waktu normal hingga babak perpanjangan waktu, pertahanan Dejan FC tampil disiplin mematahkan gelombang serangan lawan. Di sisi lain, serangan balik cepat mereka beberapa kali membuat lini belakang RANS ketar-ketir. Skor kacamata yang bertahan hingga 120 menit usai adalah bukti sahih bahwa Dejan FC mampu mengimbangi, bahkan menetralisir strategi lawan. Tidak ada gol yang tercipta bukan karena tumpulnya lini depan, melainkan karena ketatnya pertarungan taktik di lini tengah di mana Dejan FC bertarung memperebutkan setiap jengkal rumput.</p>



<p><strong>Neraka di Titik Putih</strong></p>



<p>Ketika laga harus ditentukan lewat drama adu penalti, atmosfer stadion berubah mencekam. Adu penalti selalu disebut sebagai lotre yang kejam, dan malam itu, dewi fortuna tampaknya enggan tersenyum pada Dejan FC.</p>



<p>Dalam babak &#8220;tos-tosan&#8221; ini, tekanan mental menjadi musuh utama. Para algojo Dejan FC telah berusaha menunaikan tugasnya dengan maksimal. Namun, dalam drama yang berakhir dengan skor 3-4 untuk kemenangan RANS tersebut, perbedaan tipis antara mistar gawang dan tepisan kiper menjadi pembeda antara tawa dan air mata.</p>



<p>Kekalahan ini terasa menyakitkan karena Dejan FC tidak kalah dalam permainan terbuka. Mereka tidak didikte, mereka tidak hancur. Mereka hanya kurang beruntung dalam satu momen krusial yang sempit.</p>



<p><strong>Lebih dari Sekadar Runner-Up</strong></p>



<p>Gelar juara mungkin terbang ke kubu RANS Nusantara, namun apresiasi tertinggi layak disematkan kepada skuad Dejan FC. Menjadi runner-up di kompetisi sekeras PNM Liga Nusantara 2025/2026 bukanlah pencapaian remeh.</p>



<p>Perjalanan mereka menuju final adalah bukti konsistensi. Kekalahan di final ini bukanlah akhir, melainkan sebuah batu loncatan. Dejan FC telah membuktikan bahwa mereka memiliki fondasi tim yang kuat, mentalitas petarung, dan potensi besar untuk menguasai kompetisi di musim-musim mendatang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jabarfootball.com/tegak-dejan-fc-drama-adu-penalti-hentikan-langkah-heroik-di-final-liga-nusantara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Laskar Singacala Juara 3 PNM Liga Nusantara! PSGC Ciamis Segel Tiket Championship Lewat Drama Hujan Gol dan Adu Penalti</title>
		<link>https://jabarfootball.com/laskar-singacala-juara-3-pnm-liga-nusantara-psgc-ciamis-segel-tiket-championship-lewat-drama-hujan-gol-dan-adu-penalti/</link>
					<comments>https://jabarfootball.com/laskar-singacala-juara-3-pnm-liga-nusantara-psgc-ciamis-segel-tiket-championship-lewat-drama-hujan-gol-dan-adu-penalti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2026 13:53:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Arena Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Iindonesia Football]]></category>
		<category><![CDATA[Liga 3]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa barat]]></category>
		<category><![CDATA[liga 3]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jabarfootball.com/?p=2646</guid>

					<description><![CDATA[JABAR FOOTBALL &#8211; Penantian panjang Laskar Singacala untuk kembali ke kasta kedua sepak bola Indonesia akhirnya terbayar lunas. PSGC Ciamis sukses mengunci tiket promosi ke Championship musim depan setelah memenangi&#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-11 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex"></figure>



<p><strong>JABAR FOOTBALL</strong> &#8211; Penantian panjang Laskar Singacala untuk kembali ke kasta kedua sepak bola Indonesia akhirnya terbayar lunas. PSGC Ciamis sukses mengunci tiket promosi ke Championship musim depan setelah memenangi duel &#8220;hidup mati&#8221; melawan Persiba Bantul dalam perebutan tempat ketiga Liga Nusantara 2025/2026, Sabtu (7/2/2026).</p>



<p>Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Di bawah guyuran hujan lebat yang membuat lapangan menjadi berat, kedua tim menyajikan pertarungan sengit yang berakhir imbang 2-2 di waktu normal, sebelum akhirnya PSGC memastikan kemenangan melalui drama adu penalti.</p>



<p><strong>Perang Udara di Babak Pertama</strong></p>



<p>Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung tampil menekan demi satu jatah promosi tersisa. PSGC Ciamis mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Hasilnya terlihat di menit ke-23, ketika skema bola mati menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Persiba. Shahih Elang Rishandy sukses memecah kebuntuan lewat tandukan tajamnya yang memanfaatkan umpan sepak pojok, mengubah skor menjadi 1-0.</p>



<p>Namun, Persiba Bantul yang berjuluk Laskar Sultan Agung merespons dengan cepat. Menggunakan strategi serupa, mereka berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-40. Bermula dari tendangan sudut, Fachrizal Maulana memenangkan duel udara dan mengirim bola ke gawang PSGC.</p>



<p>Ketika babak pertama seakan akan berakhir imbang, PSGC Ciamis kembali menyengat. Tepat di menit ke-45 menjelang turun minum, Sidang Iskus berhasil memanfaatkan celah di lini belakang lawan dan mencetak gol lewat permainan terbuka (open play), menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1 untuk tim asal Jawa Barat tersebut.</p>



<p><strong>Gol Penyeimbang dan Mentalitas Tos-tosan</strong></p>



<p>Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin tinggi. Persiba Bantul yang tertinggal terus menggempur pertahanan PSGC. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-72. Lagi-lagi, situasi bola mati menjadi kunci. Sandi Artha Samosir sukses mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan kepalanya, memanfaatkan kemelut dari sepak pojok. Skor berubah menjadi 2-2. Sisa waktu pertandingan diwarnai ketegangan, namun tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang berbunyi.</p>



<p>Tanpa perpanjangan waktu, laga langsung dilanjutkan ke babak adu penalti. Di fase krusial ini, mentalitas para pemain PSGC Ciamis terbukti lebih matang. Kiper PSGC Ciamis tampil gemilang dengan membaca arah bola lawan, sementara para penendang PSGC mampu menjalankan tugasnya dengan tenang meski di bawah tekanan besar. PSGC akhirnya memenangkan adu penalti dengan skor meyakinkan 4-2.</p>



<p><strong>Menatap Championship</strong></p>



<p>Dengan hasil ini, PSGC Ciamis resmi menyandang status Juara 3 Liga Nusantara 2025/2026. Kemenangan ini disambut euforia oleh ribuan pendukung setia mereka, Balad Galuh. Kembalinya PSGC Ciamis ke Liga 2 (Sekarang bernama Championship) dinilai sebagai kebangkitan sepak bola Ciamis setelah berjuang keras di kompetisi level bawah. Manajemen dan tim pelatih mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang tidak menyerah hingga detik terakhir.</p>



<p>Kini, PSGC Ciamis akan segera bersiap untuk menatap kompetisi Championship musim depan yang menjanjikan persaingan yang lebih ketat dan bergengsi. Sementara bagi Persiba Bantul, kekalahan ini menjadi pil pahit setelah perjuangan keras mereka sepanjang 90 menit harus kandas di babak keberuntungan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jabarfootball.com/laskar-singacala-juara-3-pnm-liga-nusantara-psgc-ciamis-segel-tiket-championship-lewat-drama-hujan-gol-dan-adu-penalti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
