Maung Bandung Mengamuk di Malam ke 19 Ramadan: Persib Gilas Persik Kediri 3-0 di GBLA

JABAR FOOTBALL – Malam ke 19 Ramadan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Senin (9/3/2026) menjadi saksi bisu keperkasaan Persib Bandung. Skuad asuhan Bojan Hodak sukses menutupi laga kandang di bulan suci ini dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas tamunya, Persik Kediri. Kemenangan ini tidak hanya menjadi kado manis bagi Bobotoh di bulan puasa, tetapi juga mengukuhkan posisi Persib di puncak klasemen sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di kandang sendiri.

Dominasi Sejak Menit Awal

Sejak peluit tanda dimulainya pertandingan berbunyi, Persib langsung mengambil alih kendali permainan dengan tempo yang agresif. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-24 ketika gelandang serang Berguinho dijatuhkan oleh Muhamad Firly di kotak terlarang. Thom Haye yang maju sebagai algojo penalti dengan tenang menaklukkan kiper Persik, Leonardo Navacchio, untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Petaka kembali menghampiri Persik Kediri menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-39. Kali ini Frans Putros yang dilanggar keras oleh Adrian Luna di area penalti. Striker andalan Persib, Andrew Jung, maju sebagai eksekutor dan sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Persib tidak mengendurkan serangannya. Pada menit ke-53, lewat skema permainan terbuka yang cantik dari sisi kanan, Frans Putros mengirimkan umpan silang matang yang langsung disontek dengan cerdik oleh Andrew Jung, mencatatkan gol keduanya di laga ini sekaligus memperlebar jarak menjadi 3-0.

Statistik Menunjukkan Dominasi Mutlak

Kemenangan tiga gol tanpa balas ini sangat rasional dan sejalan dengan dominasi mutlak Maung Bandung di atas lapangan berdasarkan catatan statistik. Persib tampil sangat dominan dalam mengatur tempo, memegang kendali penguasaan bola hingga 51 persen berbanding 49 persen milik Persik Kediri. Lini tengah Persib sukses memutus aliran bola lawan. Dari segi efektivitas serangan, Persib jauh lebih unggul dengan mencatatkan empat tembakan tepat sasaran di babak pertama saja, berbanding terbalik dengan tim tamu yang hanya mampu mencatatkan satu tembakan ancaman ke gawang Teja Paku Alam.

Selain tajam di depan, ketangguhan barisan pertahanan Persib membuat gawang mereka tetap bersih tanpa kebobolan hingga peluit panjang dibunyikan. Kedisiplinan skuad Pangeran Biru juga patut diacungi jempol. Mereka bermain taktis dan rapi, sementara Persik Kediri harus membayar mahal kesalahan pemain bertahannya yang membuahkan dua tendangan penalti.

Ujian Berat di Segiri Menanti

Tambahan tiga poin penuh di GBLA ini membuat Persib Bandung semakin nyaman duduk di singgasana klasemen sementara, menjaga jarak aman dari kejaran para rival terdekatnya. Performa stabil, mentalitas juara, dan keangkeran GBLA terbukti menjadi senjata mematikan Maung Bandung musim ini.

Perjuangan Persib untuk mempertahankan posisi puncak pun berlanjut. Usai merayakan kemenangan di kandang, skuad Maung Bandung segera mengalihkan fokus ke laga tandang yang berat. Laga selanjutnya, Persib akan bertolak ke Samarinda untuk menghadapi tantangan Borneo FC di Stadion Segiri pada Minggu, 15 Maret 2026. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian konsistensi bagi anak asuh Bojan Hodak di jalur juara.

Bagikan Postingan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *