JABAR FOOTBALL – Persikad Depok kembali membuktikan bahwa julukan Serigala Margonda bukan sekadar nama. Dalam laga krusial Pegadaian Championship 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Trisanja, Slawi, Kamis (29/1/2026), Persikad sukses mencuri satu poin penting setelah menahan imbang tuan rumah Persekat Tegal dengan skor 0-0.
Hasil ini menjadi catatan heroik bagi Persikad, mengingat mereka harus berjuang mati-matian di bawah tekanan suporter lawan dan kondisi kekurangan jumlah pemain.
Pertahanan Baja Meski Minus Satu Pemain
Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi sejak sepak mula. Persikad awalnya tampil terbuka, namun situasi berubah menjadi sangat menantang ketika wasit mengeluarkan kartu merah untuk salah satu pemain Serigala Margonda.
Dipaksa bermain dengan 10 pemain, Persikad secara taktis menunjukkan kedisplinan tingkat tinggi. Meski Persekat Tegal yang dilatih I Putu Gede membombardir pertahanan mereka, koordinasi lini belakang Persikad tetap solid. Ketangguhan kiper dan determinasi para bek membuat serangan tuan rumah seolah menabrak tembok karang yang tak tertembus.
Bungkam Ambisi Tuan Rumah
Keberhasilan Persikad menahan imbang Persekat tidak hanya sekadar soal poin, tetapi juga kemenangan mental. Persikad sukses membuat tuan rumah frustrasi meskipun mereka unggul jumlah pemain dalam durasi yang cukup lama.
Satu poin dari Tegal ini sangat krusial bagi Persikad untuk terus memperbaiki posisi di klasemen. Sebaliknya, bagi lawan, hasil ini membuat mereka semakin terpuruk di zona bawah. Persikad membuktikan bahwa dengan semangat juang yang tinggi, keterbatasan jumlah pemain di lapangan tidak menjadi penghalang untuk membawa pulang hasil positif.