JABAR FOOTBALL – FC Bekasi City harus pulang dengan tangan hampa setelah melewati laga dramatis di Stadion Utama Sumatera Utara, Jumat (30/1/2026). Dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026, tim berjuluk The Horse ini sebenarnya tampil gigih dan sempat membuat kedudukan imbang 1-1, sebelum akhirnya dipaksa menyerah dengan skor akhir 2-1 oleh tuan rumah PSMS Medan.
Laga ini menjadi sorotan karena berlangsung di stadion baru yang megah, di mana FC Bekasi City berusaha keras mencuri poin di tengah tekanan suporter lawan.
Perlawanan Gigih dan Gol Penyeimbang
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. PSMS Medan berhasil unggul lebih dulu lewat gol Felipe Cadenazzi melalui serangan cepat yang mengejutkan barisan pertahanan Bekasi City. Namun, mentalitas baja ditunjukkan oleh skuad The Horse.
Alih-alih jatuh mental, FC Bekasi City bangkit menyerang, Amiruddin sukses membobol gawang PSMS untuk mengubah skor menjadi 1-1. Gol penyeimbang ini sempat membungkam publik tuan rumah dan menghidupkan asa Bekasi City untuk membawa pulang poin dari Deli Serdang.
Gol Penentu yang Menyakitkan
Setelah kedudukan imbang, pertandingan berjalan semakin terbuka. Kedua tim saling jual beli serangan di lapangan Stadion Utama Sumut yang luas. Namun, keberuntungan belum berpihak pada Bekasi City. Memasuki babak kedua, PSMS Medan Mendapatkan Hadiah Penalti dan Felipe Cadenazzi mencetak gol kedua yang mengubah skor menjadi 2-1.
Meski eks pemain Persib yang menjadi motor serangan Bekasi City sudah bekerja keras menciptakan peluang di menit-menit akhir, pertahanan PSMS tampil sangat disiplin. Upaya Bekasi City untuk kembali menyamakan kedudukan selalu menemui jalan buntu hingga peluit panjang berbunyi.
Evaluasi Lini Pertahanan
Kekalahan ini memberikan pelajaran berharga bagi FC Bekasi City, terutama mengenai fokus di lini belakang setelah berhasil menyamakan kedudukan. Sempat berada dalam posisi yang menguntungkan saat skor 1-1, Bekasi City kecolongan gol yang membuat mereka harus kehilangan poin krusial.