JABAR FOOTBALL – Persib Bandunf terus meningkatkan kondisi fisik dan kemampuan teknis pemain selama menjalani pemusatan latihan di Bali. Pada sesi latihan Kamis, 13 Agustus 2026, Maung Bandung memulai kegiatan dengan program fisik di pusat kebugaran Bali United Training Center.
Pelatih fisik PERSIB, Karlo Reinholz, menjelaskan bahwa latihan difokuskan pada penguatan tubuh bagian bawah yang dipadukan dengan gerakan-gerakan spesifik sepak bola. Program tersebut juga menjadi bagian dari penerapan materi selama training camp.
“Latihan kami menggabungkan kekuatan tubuh bagian bawah dengan pergerakan yang berkaitan langsung dengan sepak bola. Kami juga memberikan stimulus fisik sekaligus memperkenalkan program training camp,” ujar Reinholz seusai latihan.
Setelah sekitar 20 menit berlatih di gym, para pemain melanjutkan sesi di lapangan bersama pelatih kepala Igor Tolic. Sementara itu, Berguinho menjalani program pemulihan cedera secara terpisah dengan didampingi fisioterapis Geraldo Santos.
Program latihan disusun dengan mempertimbangkan jadwal dua pertandingan uji tanding dalam waktu berdekatan. PERSIB akan menghadapi Sabah FC pada 15 Agustus dan Bali United pada 18 Agustus dalam turnamen persahabatan Dewata Challenge Series 2026.
Dengan kondisi tersebut, tim pelatih memilih untuk tidak memberikan beban fisik secara berlebihan. Fokus latihan diarahkan untuk mempertahankan ritme yang telah dibangun selama beberapa pekan sekaligus meningkatkan performa secara bertahap.
“Kami ingin mempertahankan ritme yang sudah terbentuk, mengoptimalkan kondisi fisik, memenuhi kebutuhan pertandingan, dan secara perlahan meningkatkan performa sepak bola tim secara keseluruhan,” kata Reinholz.
Program tersebut diharapkan dapat membantu PERSIB menjaga kebugaran pemain sekaligus mempersiapkan tim menghadapi rangkaian pertandingan menjelang musim kompetisi 2026/2027.